Multicultural Day in Murdoch University


MULTICULTURAL DAY IN MURDOCH UNIVERSITY, PERTH (INDONESIAN CULTURAL STALL)

 

WAH, TAPI BELUM JUARA: Stan Indonesia dalam Multicultural Day di Murdoch University, Australia. Pengunjung dapat lebih dekat dengan semua hal berbau Indonesia. Termasuk mencoba angklung ini.(nadia for kaltim post)

Murdoch University, Perth, Australia, menghelat Multicultural Day pada 19 April lalu. Nadia Sabri Ramdhany, mahasiswi Faculty of Economics, Murdoch University ikut tenggelam dalam event yang diikuti mahasiswa dari berbagai negara itu. Berikut catatan gadis Balikpapan itu dalam bahasa tutur.

MURDOCH University adalah rumah bagi lebih 18.500 mahasiswa. Termasuk 3.000 mahasiswa internasional dari lebih 100 negara. Tidak heran acara seperti Multicultural Day yang rutin dihelat tiap tahun, menjadi ajang untuk lebih memupuk rasa kebersamaan.

Acara ini diselenggarakan untuk masyarakat luas, tak khusus untuk mereka yang menuntut ilmu di Murdoch. Ini adalah kesempatan besar bagi para mahasiswa menampilkan, mempromosikan, dan berbagi aspek yang berbeda dari budaya mereka.

Indonesia tampil all out dalam acara ini. Rekan-rekan saya dari Murdoch University Indonesia Association (MUISA) menuangkan semua ide dan karya mereka. Ini adalah kesempatan besar untuk mempromosikan budaya Indonesia sekaligus memenangkan stall competition (kompetisi stan) dengan hadiah uang tunai.

Sayang, Indonesia harus mengalah kali ini, dengan hanya memperoleh juara 3.  Tahun sebelumnya, Indonesia berhasil menjadi runner up. Juara pertama  stall competition tahun ini dimenangkan Bhutan dan berhak atas hadiah sebesar AUD 250 atau  Rp 2.425.000. Stan mereka menawarkan photo booth, yakni dengan membayar AUD 3 (Rp 29.000) pengunjung dapat berfoto dengan mengenakan pakaian adat dari negara mereka.

Runner up disabet Arab Saudi, yang mengusung konsep sama dengan Bhutan. Bedanya, pengunjung tidak memakai pakaian ala raja-raja minyak di Arab, tapi berfoto bersama “raja” minyak dadakan.

Sebenarnya, stan Indonesia terlihat jauh lebih menarik dan ramai. Dekorasinya mengambil ide dari berbagai macam daerah. Ini dapat dilihat dari berbagai macam makanan serta permainan interaktif bersama pengunjung. Tidak ketinggalan juga para mahasiswa yang tergabung dalam MUISA kompak berbatik.

Makanan dan minuman, Indonesia menawarkan berbagai macam pilihan. Ada sate, nasi kuning, nasi uduk, martabak dan es teler yang kalau dibandingkan dengan “lawan” lain hanya menawarkan satu atau dua jenis makanan. Dari sisi interaksi, di stan Indonesia, pengunjung dapat bermain angklung bersama, bermain tebak presiden dan berfoto bersama wayang golek.

Tidak ketinggalan dalam pertunjukan seni, Indonesia menyumbang tiga performance, yaitu tari Bali berjudul Puspanjali yang ditampilkan penari cilik berusia 8 tahun bernama Ratri. Permainan angklung dari anggota MUISA yang membawakan lagu “Tanah Airku”, serta akustik performance dari Airlangga Pribadi serta Ekky Alwi, siswa dari Balikpapan yang sedang menempuh University Foundation di Murdoch University.

Indonesia yang habis-habisan di acara ini jelas kecewa dengan penilaian para juri. Sebab, juri terkesan hanya menitikberatkan penilaian pada sisi interaksi dengan pengunjung stan, dan tidak menilai keseluruhan materi yang ditampilkan dari setiap negara yang berpartisipasi.

Raafi Nurkarim, mahasiswa undergraduate dari Murdoch University yang merupakan Ketua MUISA  mengatakan, “Kita tidak melihat acara ini dari segi kompetisi, nilai yang penting yang dapat kita ambil adalah kita dapat menampilkan ciri khas masing-masing. Bagaimana mahasiswa asing dapat menghargai keberagaman budaya Indonesia”.

Hal yang berbeda diutarakan Wakil Ketua MUISA Asep Iqbal. Mahasiswa yang sedang menempuh program doctoral di Murdoch University itu mengatakan, seharusnya para juri memberikan penilaian yang menyeluruh, dan Indonesia harus mendapatkan reward yang sepadan dengan jerih payah dan keseriusan yang dituangkan para mahasiswa dari MUISA.

Penilaian yang kurang transparan dan tidak melibatkan berbagai aspek ini cukup membuat panitia dan para pengunjung yang berasal dari Indonesia kecewa. “Sebenarnya apa kekurangan kita dan apa kelebihan mereka,” kata Firmansyah Pasca Pratama, mahasiswa Murdoch University asal Surabaya.

“Kita kurang memberikan experience ke pengunjung, Bhutan menang karena mereka memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk memakai pakaian tradisional mereka. Pepatah mengatakan no pain, no gain, jadikan hari ini sebagai pengalaman untuk ke depannya menjadi lebih baik. Maju terus Indonesia,” lanjutnya.

Sekadar diketahui, Kampus Murdoch University tidak hanya berada di Perth.  Mereka juga bekerjasama dengan KDU University College di Malaysia, Kaplan Higher Education di Singapura, dan Murdoch International Study di Dubai, Uni Emirat Arab.

DIKUTIP DARI: http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=133688

 

Living in Perth (as a new comer)


BIASA, itu adalah kata yang berada di dalam benak saya ketika sampai di Perth untuk kedua kalinya. Bandara Internasional yang sangat ‘biasa’ ditemani dengan visualisasi teknologi canggih yang dimiliki oleh Pemerintah Australia. Udara dingin kembali bercengkrama dengan kulit saya, meskipun pada kenyataannya matahari tepat berada di atas ubun-ubun manusia yang berada di sana. Mas Asep Iqbal (saya manggil mas aja ya biar g ketuaan =p), yang merupakan wakil PPIA (Persatuan Pelajar Indonesia Australia) menjemput saya dengan mobil sedannya langsung membawa saya menuju tempat akomodasi sementara di kawasan Murdoch. Sebelumnya saya memang telah sering bertukar pesan lewat E-mail dengan Mas Asep Iqbal mengenai rencana saya untuk melanjutkan studi S2 (Master Degree) di Perth Australia, dan syukur Alhamdulillah beliau mengatakan bahwa terdapat satu kamar kosong di flat milik salah satu mahasiswa S3 Murdoch asal Indonesia yaitu Pak Jefri (thx to beliau), yang kebetulan memborong keluarganya ke Perth Australia.

Dengan ramahnya Pak Jefri menyambut saya di tempat kediamannya tersebut. Di ruang tamu yang kecil tapi nyaman, kami saling bercerita mengenai latar belakang saya mengambil studi di sini, dan sesekali kami bercerita mengenai tempat asal usul kami. Tidak disangka beliau merupakan salah satu dosen di Universitas Jambi, jadi saya dapat bertanya-tanya mengeai studi S2 saya nantinya. Beliau memiliki istri bernama Bu Timah dan 1 putra dan 1 putri bernama Arung dan Intan (tapi Intan sedang belajar di ITB Indonesia). Setelah berbincang-bincang cukup lama saya memutuskan untuk bertolak menuju ‘city centre’ dimana psuat keramaian terletak di sana. Karena tidak mengetahui jadwal kereta maupun bis umu terpaksa saya menggunakan taksi.

Sesampainya di kota dan menginjakkan kaki di sana saya melangkah ke berbagai toko di sana karena city centre (orang indonesia biasanya bilang city aja sih) merupakan pusat perbelanjan dan kuliner. Udara segar nan asri di kota Perth membuat saya betah untuk berjalan berkilo-kilo meter hanya untuk sekedar mengitari kota Perth. Perth merupakan Ibu Kota dari state/province (provinsi) Western Australia (Australia Barat), di mana letak kota tersebut berada di ujung selatan kiri dari keseluruhan Benua Australia (jika di lihat dari peta lo). Kota yang bersih dengan penduduk tidak terlalu banyak, sekitar 1.5 juta penduduk membuat Perth menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali.

TIDAK MACET, itu adalah 2 buah kata yang tepat untuk mewakili kota Perth. Meskipun terdapat banyak kendaraan di sini, namun sangat jarang terjadi kemacetan dikarenakan penduduknya yang taat aturan lalu lintas. Setiap warga negara khususnya di Perth wajib mengemudikan kendaraan sesuai undang-undang yang berlaku, seperti contoh jika kecepatan maksimum yang dibolehkan adalah 70km/jam, maka warga Perth tidak akan mengemudikan di atas angka tersebut. Kedisplinan yang dimiliki warga Perth ini patut dijadikan panutan bagi seluruh warga dunia termasuk Indonesia yang lalu lintasnya ‘semerawut’.

FREMANTEL

Daerah di kawasan pinggiran kota Perth ini sangat dekat dengan laut. Anginnya yang kencang menjadi ciri khas daerah freemantle. Ditemani dengan beberapa burung camar, terdapat bangunan-bangunan yang banyak dikunjungi orang. Ada tempat pembuatan wine (anggur) di sana, jadi seperti ‘rumah anggur’ gt, kemudian ada restoran yang khusus menyediakan makanan FISH anad CHIPS dengan porsi yang tidak biasa pastinya.

MURDOCH AREA

Universitas Murdoch juga terletak di sini tentunya, daerah ini terletak di Suburb dekat dengan high way, merupakan daerah yang tidak terlalu ramai. Pohon-pohon yang rindang menjadi ciri khas dari kampus yang didirikan atas nama pendirinya yaitu Mr. Murdoch (if I’m not mistaken loh ya). Untuk di daerah suburb Universitas ini merupakan salah satu aset yang tidak boleh disia-siakan keberadannya. untuk kawan-kawan yang beragama apapun bisa melakukan ibadahnya di sini karena terdapat bangunan bernama ‘worship house’ yang digunakan untuk ibadah agama apapun, termasuk sholat jumat pun dapat dilakukan di sana.

Masih banyak informasi yang sebenarnya ingin saya sampaikan, namun brhubung keterbatasan waktu dan tempat, hanya segini saja yang dapat saya tuliskan. mudah-mudahan secuil tulisan saya ini dapat memberikan gambaran sedikit mengenai kota Perth. Selamat datang di Perth. ^^

 

Beelzebub


Bercerita tentang Oga Tatsumi, murid berandalan terkuat di St. Ishiyama. Suatu hari ga sengaja dia nemuin ada bayi mengapung disungai, yang kemudian takdirnya adalah membesarkan bayi yg ternyata adalah seorang bayi Iblis, bernama Baby Beel. Karena dia menjaga bayi itu, oleh bayi itu Oga diberikan mark ditangannya yg memberikannya kekuatan yg luar biasa.

– Oga Tatsumi
Berandalan terkuat yg tidak mengenal takut. Idiot, kejam, tetapi perhatian kepada teman-temannya. Seringkali berbicara serius seolah dia telah menguasai apa yg dia bicarakan, padahal dia sama sekali ga memahaminya. Penggemar berat Dragon Quest & Dragon Ball, dan sering menggunakan referensi dari sana.

– Baby Beel:
Bayi Iblis, calon pemimpin dunia Iblis di masa depan. Lemah, bahkan lebih lemah dari kecoak mati (wtf!?). Impiannya ingin menjadi seperti Oga. Kalo udah marah langsung nangis dan nyetrum Oga sampai babak belur. Nggak bisa ngomong apa-apa selain “Daa~”, tapi dari situ aja bisa membuat berbagai macam jenis kalimat.

– Hildegarde/Hilda
Maid gothic oppai dari baby Beel. Terlihat selalu emo, tetapi kekuatannya jangan salah! Sekali serve volley dari tangannya bisa menghancurkan lantai dan atap dalam sekali pukul! Senjatanya adalah pedang yg ada di dalam payung. Ketika mengamuk, tubuhnya ditutupi oleh aura gelap

– Furuichi Takayuki
Sahabat Oga sejak SMP. Karakter yg disediakan sebagai straight/tsukkomi di manga ini. Walaupun seringkali dia malah jadi karakter paling bego/bokke di manga ini. Ga punya kekuatan bertarung apa-apa, cuma bisa ngemeng doang, tapi malah selalu disangka jenderal yg terkuat sama guru2 dan musuh2 Oga. Mesum dan gatau diri.

– Kunieda Aoi
Berandalan perempuan terkuat pengguna pedang kayu(bokken). Mampu mengalahkan ahli pedang yang memakai pedang asli dengan penggaris plastik 10 cm. Diam-diam menyukai Oga.

Saint Seiya : Lost Canvas


Saint Seiya: The Lost Canvas – Myth of Hades (聖闘士星矢 THE LOST CANVAS 冥王神話 Seinto Seiya: Za Rosuto Kyanbasu – Meiō Shinwa) adalah sebuah manga yang kemudian dijadikan anime yang menyerupai Saint Seiya series sebelumnya. Dimana dalam anime ini dikisahkan bahwa terdapat tiga tokoh utama yaitu Tenma (Pegasus), Sasha (Athena), dan Alone (Hades) yang pada waktu kecil merupakan sahabat karib. Namun benang takdir memisahkan mereka dan pada akhirnya tenma dan sasha dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa alone sebenarnya adalah perwujudan dari hades. Perang pun tidak dapat dihindari, beberapa bawahan hades berusaha untuk mengahalang-halangi tenma untuk menyelamatkan alone. Para Gold Saint pun turut andil dalam perang besar (great war) ini sehingga tidak sedikit dari mereka yang mati seperti Taurus Aldebaran, dll.

Banyak hal-hal menarik di dalam anime yang bersetting 250tahun  sebelum Saint Seiya yang kita kenal sebelumnya. Sehingga dapat dikatakan sangat disayangkan jika kita melewatkan salah satu episode ini.

Gundam Seed Destiny


Mobile Suit Gundam SEED Destiny (機動戦士ガンダムSEED DESTINY, Kidō Senshi Gundam Shīdo Desutinī, sering disebut sebagai Gundam SEED Destiny) adalah sekuel dari Gundam Seed yang bersetting di dalam Cosmic Era, dua tahun setelah prekuel pertamanya berakhir dengan kesepakatan perdamaian. Anime ini dibuat oleh Sunrise dan Bandai Visual. Anime ini memiliki 50 episode yang edisi Jepangnya diputar dari 9 Oktober 2004 hingga 1 Oktober 2005.

Dalam sekuel Gundam Seed Destiny kali ini dikisahkan bagaimana Arthrun Zala yang kemudian bimbang antara kembali ke pada organisasi ZAFT atau tetap menjaga Cagalli Yula Atha yang merupakan wakil dari organisasi ORB. Tokoh utama pendatang kemudian juga berasal dari ZAFT bernama Shinn Asuka yang merupakan seorang coordinator sama seperti Kira Yamato dan Arthrun Zala dimana dia (Shinn) mempunyai niat balas dendam kepada OMNI yang telah membunuh semua keluarganya.

Dikisahkan juga bagaimana kemunculan Kolonel Neo Lornoke yang sebenarnya adalah Mwu la Flaga yang terselamatkan pada perang akhir sebelumnya sebagai pemimpin phantom pain yang salah satu awaknya adalah orang yang dicintai Shinn (Stellar, red). Kemudian setelah bebereapa pertempuran dengan Archangel Neo Lornoke berhasil ditangkap dan diidentifikasi sebagai Mwula Flaga namun untuk beberapa saat ingatannya belum pulih.

Ambisi Chairman Dullindal yang ingin menguasai dunia juga tidak hanya mengorbankan anak buahnya namun juga telah mengorbankan Captain dari kapal induk Minerva Gladyss yang pada akhirnya mereka dapat bersama namun mati terkena ledakan di markas luar angkasa milik si chairman.

Di tengah-tengah cerita juga sempat diceritakan mengenai tertusuknya Freedom Gundam oleh Pedang Impulse sehingga membuat Kira Yamato kewalahan namun beberapa saat mendapati Gundam baru yang bernama Strike Freedom.

Yah saya rasa tidak akan seru jika terlalu banyak diceritakan, selamat menyaksikan…..^^

KEAMANAN NASIONAL DAN MINYAK DUNIA: PENDOMINASIAN AS TERHADAP MINYAK


Oleh: RB. Firmansyah Pasca Pratama

            Minyak merupakan salah satu sumberdaya alam yang paling dicari akhir-akhir ini, meskipun bukan baru-baru ini saja, namun telah terjadi sejak lebih dari satu abad lalu sebelum Perang Dunia I. Rata-rata kebutuhan akan minyak sebelum Perang Dunia I diperlukan dan digunakan pada angkatan bersenjata khususnya angkatan laut untuk negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis. Di luar itu minyak juga digunakan untuk angkatan-angkatan bersenjata lainnya seperti tank, pesawat terbang, dll.

Mengenai kepemilikan dan dominasi penggunaan minyak pada saat itu seperti yang dketahui telah dikuasai oleh negara-negara yang terlibat dalam Perang Dunia I seperti Inggris dan Amerika Serikat. Dua poros kekuatan terbesar tersebut menguasai minyak di belahan dunia yang berbeda, Inggris menguasai di wilayah teluk sedangkan Amerika Serikat menguasai di region Carribean. Bahkan Amerika Serikat sendiri sampai dapat mengembangkan perusahaan minyak miliknya sendiri (Painter, 1992: 184).

Dalam artikel David S. Painter (1992: 185) terdapat penjelasan mengenai fenomena yang dijelaskan secara kronologis dari tahun setelah Perang Dunia I. Pada waktu tersebut minyak hanya digunakan pada kalangan militer namun diluar itu minyak hanya digunakan sebagai energi nomor dua atau bahan bakar sekunder. Di sini untuk pertama kali Inggris mengadakan kerjasama dengan dunia Timur Tengah yaitu di bagian Persia dengan Iran sebagai mitra kerjanya dan dibentuklah APOC. Selain di daerah Persia tersebut Inggris juga dapat mengakses minyak pada TPC karena pada saat tersebut dikuasai ole Dinasti Ottoman. Namun kerjasama dengan Iran tidak berjalan selamanya. Terbukti dpada tahun 1932 pemimpin Iran saat itu Reza khan membatalkan untuk mengambil alih APOC.

Pada waktu Perang Dunia I berakhir, untuk menghindari krisis minyak bagi semua negara yang bertikai, semua negara yang mengikuti Perang Dunia I sudah melakukan langkah antisipatif, Inggris yang mengincar Irak tidak dapat melakukan apa-apa karena Irak berada dalam pengawasan Liga Bangsa-Bangsa. Namun sementara itu, Inggris menganggap perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang berencana mengembangkan sumber minyak di Irak tersebut akan semakin memperlancar hubungan dan komunikasi terhadap India. Sampai-sampai karena melihat prspek yang cerah dengan Amerika Serikat, membuat Inggris membiarkan Amerika Serikat masuk ke Bahrein dan Kuwait di mana sebelumnya Inggris tidak akan mengabulkan perjanjian apapun tanpa persetujuan Inggris.

Di samping itu, Inggris juga mencar sumber cadangan minyak sampai daerah Meksiko di mana pada waktu itu Meksiko menjadi negara terbesar dalam ekspor minyak. Namun karena Revolusi Meksiko, produksi minyak Meksiko turun drastis dan membuat Inggirs harus mencari sumber cadangan minyak lain di Venezuela, di mana pada akhirnya Venezuela menjadi negara yang menyukupi setengah dari kebutuhan minyak Inggris.

Sejak minyak bumi (petroleum) ditemukan oleh Kolonel Edwin L. Drake pada tahun 1859 di negara bagian Pensylvania, peran minyak bumi seketika menggeser batubara yang menjadi sumber energi utama. Pada tahun 1930an ketika Amerika Serikat telah dapat mensuplai minyak sendiri, para pembuat kebijakan Amerika Serikat melihat bahwa akses kepada miyak asing lebih sebagai isu komersial daripada isu militer. Di sini kemudian didapati bahwa di Texas yang dinilai memiliki setengah dari produksi negara memiliki keuntungan tersendiri bagi Amerika Serikat (www.politik.kompasiana.com, diakses tanggal 26 Oktober 2010).

Seperti yang telah dijelaskan pada Perang Dunia I dan II Amerika Serikat masih dapat mencukupi minyaknya sendiri yang yang cadangannya terdapat di Meksiko dan Venezuela. Para pembuat kebijakan menilai bahwa cadangan domestik Amerika Serikat tersebut tidak akan cukup jika dibagi-bagikan kepada negara lain, oleh karena itu pemerintah Amerika Serikat mencari cadangan lain di belahan dunia lain dan pada akhirnya Timur Tengahlah yang menjadi tujuan mereka selanjutnya. Ternyata cadangan minyak terbesar di Timur Tengah terdapat di Arab Saudi (www.akhirzaman.info, diakses tanggal 26 Oktober 2010).

Akhirnya pemerintah Amerika Serikat  membuat berbagai rencana agar mendapatkan cadangan minyak di Arab Saudi tersebut. Bnayak strategi-strategi yang digunakan  Amerika Serikat dengan membuat perusahaan minyak negara yang akan mengakuisisi cadangan-cadangan minyak di sana. Meskipun dengan mendirikan ARAMCO, dinilai oleh Amerika Serikat belum cukup aman, terutama menyangkut stabilitas keamanan Arab Saudi dalam waktu yang lama. Karena itulah pada akhirnya diadakan pertemuan antara pemimpin Arab Saudi saat itu King Abdul Aziz dan Presiden Roosevelt untuk membahas permasalahan itu.

Namun terdapat kejadian yang tidak terduga, karena tragedi serangan Israel ke Palestina pada Perang Yom Ki puur pada saat itu membuat banyak negara Timur Tengah yang tergabung dalam OPEC untuk mendesak Amerika Serikat untuk menekan Israel. Seketika itupula harga minyak dunia meningkat hingga empat kali lipat. Amerika Serikat tidak hanya tinggal diam melihat itu semua. Amerika Serikat bahkan berencana menyerang Arab Saudi pada waktu itu, namun tidak sampai Amerika Serikat menyerang Arab Saudi, embargo yang ditujukan kepada Amerika Serikat dan sebagian negara Eropa dihentikan pada Maret 1974.

Kecanduan terhadap minyak betul-betul menguasai seluk beluk negara Amerika Serikat. Setelah kesuksesan  Roosevelt dalam mengamankan pasokan minyak dari Timur Tengah tersebut, pemimpin  Amerika Serikat selanjutnya, seperti Truman, Eisenhower, Nixon and Carter,  sangat bernafsu  untuk  terus mendominasi kawasan Teluk Persia itu demi menjaga pasokan minyaknya. Bahkan  Presiden Jimmy Carter pada tahun 1980 menyatakan bahwa AS hendak menggunakan kekuatan militer untuk melindungi pasokan minyak dari Timur Tengah. Ia lalu membentuk RDJTF (Rapid Deployment Joint Task Force). Pada zaman  Presiden Ronald Reagen, penerus Presiden Jimmy Carter, mengubah RDJTF menjadi Central Commands yang berfokus melindungai aliran minyak dari Timur Tengah ke AS. Implementasi perintah (command) tersebut terlihat pada Perang Teluk, dalam menghentikan tentara Irak yang menduduki Kuwait (www.politik.kompasiana.com, diakses tanggal 26 Oktober 2010).

Kemudian terdapat sebuah perntanyaan, apakah ketergantungan Amerika Serikat terhadap minyak di Timur Tengah dapat diakhiri? Mengingat hal-hal buruk yang telah terjadi seperti embargo minyak kepada Amerika Serikat tahun 1973 lambat laun dapat melumpuhkan perekonomian Amerika Serikat secara bertahap. Dalam artikel yang ditulis oleh David S. Painter (1992) mengatakan bahwa sangatlah sulit membuat Amerika Serikat lepas dari keterganutngan tersebut mengingat konsumsi Amerika Serikat terhadap minyak sangat besar, dan cadangan minyak di teluk Carribean sudah mencapai batasnya dikarenakan Perang Dunia I dan II.

 

DAFTAR PUSTAKA

Painter, David S. 1992. “International Oil and National Security”, dalam Raymon Vernon dan Ethan B. Kapstein (ed.), Defense and Dependence in a Global Economy, Washington D.C. : Congressional Quarterly Inc, pp. 183-206.

 

Dira, Cas. 2010. Minyak dan AS. Dalam http://politik.kompasiana.com/2010/09/22/minyak-dan-as/ [online]. Diakses tanggal 26 Oktober 2010.

 

Livingstone, David. N.d. Petrodolar. Dalam http://www.akhirzaman.info/menukonspirasi/depopulasi/makanan-dan-minuman/207-petro-dolar.html. diakses tanggal 26 Oktober 2010.

Fitness disaat puasa


Bagi fitness mania dan binaragawan yang beragama Islam, wajib hukumnya untuk menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa mewajibkan untuk menahan segala hawa nafsu termasuk nafsu makan dan minum mulai dari sebelum terbit matahari sampai terbenam matahari selama sebulan penuh. Akibatnya, selama bulan berpuasa tersebut, banyak fitness mania menghindari fitnes dan pola makan yang sudah dijalankan sebelumnya dengan berbagai alasan yang berkaitan dengan asupan nutrisi dan tenaga yang berkurang. Padahal tidak seharusnya demikian, karena semua itu bisa diatasi dengan pola makan dan latihan yang benar saat berpuasa.

Bagaimana program fitness saat berpuasa?
Berpuasa dapat membantu program diet Anda untuk membuang lemak yang berlebih sekaligus tetap mempertahankan massa otot, asalkan mengikuti pola makan dan latihan yang benar. Selain itu, fitnes saat berpuasa justru dapat menjadikan tubuh tetap bugar dan fit ketika beraktifitas sehari-hari. Anda dapat terus berlatih beberapa saat sebelum berbuka puasa dan pada malam hari. Berlatih sebelum berbuka justru akan membakar lebih banyak lemak tubuh. Namun beri waktu off latihan bagi tubuh untuk beristirahat 1-3 hari dalam seminggu.

Dalam program pembentukan badan, Anda perlu memperhatikan 4 poin:

  1. Pola Makan yang disiplin, artinya makan 5-6x sehari, tinggi protein, rendah karbohidrat dan rendah lemak. Tujuannya untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan menajamkan massa otot kita.
  2. Pola Latihan yang rutin, artinya menu latihan dalam seminggu rata untuk semua bagian otot kita. Contohnya kita ingin membentuk otot perut tapi tetap perlu memperhatikan latihan kaki. Selain itu, usahakan selalu mendahulukan otot besar (dada, punggung, bahu, kaki) baru otot kecil (lengan, perut dan betis) saat melatih dalam 1 sesi.
  3. Pola Istirahat yang cukup, artinya kita merusak otot dalam sesi latihan dan istirahat memperbaiki otot kita menjadi lebih besar dan kuat. Sehingga kualitas dan kuantitas istirahat yang tinggi akan sangat membantu kita mencapai tujuan.
  4. Pola Suplemen yang jitu, artinya kita mesti jeli memilih jenis suplemen yang akan membantu program kita. Contoh suplemen yang penting dalam pembentukan badan adalah Protein (amino atau whey protein).

Pola Makan
Menjaga massa otot agar tetap tebal pada bulan puasa adalah hal yang sulit. Pola makan 3-6 kali yang biasa dijalankan sehari-hari tidak akan bisa diterapkan. Lantas bagaimana mencegah penyusutan otot (katabolisme) pada saat berpuasa? Anda bisa mengakalinya dengan mengkonsumsi berbagai makanan berserat yang lebih lamban dicerna seperti berbagai macam sayur-sayuran dan buah-buahan. Ingat, hindari makanan manis dengan Glycemic Index (GI) yang sangat tinggi saat berbuka puasa. Konsumsi makanan manis saat kondisi perut yang kosong dapat memicu respon insulin yang tinggi sehingga bereaksi menyimpan makanan sebagai lemak tubuh. Lebih baik mengawali buka puasa dengan minum air putih. Pilihlah konsumsi karbohidrat kompleks dan konsumsi sayur sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

Ikuti contoh pengaturan pola makan, suplementasi, dan latihan di bawah ini yang dirancang khusus saat Anda sedang menjalankan ibadah puasa.

Contoh Pola Makan
Menu Buka Puasa

Sebelum Latihan (malam hari setelah buka puasa)

  • 1 buah pisang

(Latihan maksimal 1 jam) Sesudah Latihan

Snack Malam

  • 2 potong roti gandum + selai kacang
  • 1-2 buah apel / pir / jeruk

Sebelum Tidur

Menu Sahur

Catatan:

  • Makanan yang ideal adalah rendah lemak, rendah karbohidrat dan tinggi protein. Jenis makanan berlemak adalah yang digoreng, jenis makanan yang memiliki sifat karbohidrat simple adalah nasi putih, roti putih, gula, kue, es krim dan biscuit; sedangkan karbohidrat yang bisa dikonsumsi adalah karbohidrat complex seperti nasi merah, oatmeal, ubi, roti gandum. Makanan berprotein adalah ayam, ikan, sapi, putih telur, tahu tempe.
  • Pengolahan daging boleh dimasak dengan direbus, dibakar, atau dipanggang asal tidak digoreng dengan minyak, menggunakan bumbu sarat lemak atau menggunakan gula. Garam diperbolehkan, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil (garam diet lebih disarankan).
  • Porsi menu diatas dapat disesuaikan dengan ukuran tubuh Anda.
  • Waktu untuk mengkonsumsi menu diatas tidak mengikat, dapat disesuaikan bagi yang latihan di pagi hari. Yang penting usahakan makan 5-6x sehari dalam porsi yang kecil.
  • Saat sahur sebaiknya jangan konsumsi makanan/minuman yang manis karena malah akan membuat Anda lapar / haus di siang harinya.

SUPLEMENTASI
Suplemen utama dalam masa puasa adalah protein yang berjenis time release protein; artinya adalah protein yang penyerapannya secara berkala. Contohnya adalah Protein Sensation 81, Isomass Extreme Gainer, Muscle Juice. Dibutuhkan yang penyerapan berkala mengingat pada masa puasa, jarak antara buka dengan sahur cukup panjang sehingga otot membutuhkan asupan yang berkala agar tidak deplete.

Protein Sensation 81 / Isomass Extreme Gainer / Muscle Juice
Merupakan jenis whey protein dan weight gainer yang time release protein. Proteinnya terdiri dari bermacam-macam jenis yang memungkinkan diserap otot dalam kurun waktu yang berbeda. Ada yang penyerapannya cepat, sedang dan lambat; rata-rata waktu penyerapan totalnya sekitar 6-8 jam, sehingga memungkinkan dalam waktu tersebut otot kita masih anabolic. Cukup membantu dalam masa puasa agar otot tidak deplete.

BCAA
BCAA merupakan asam amino yang diproduksi oleh tubuh kita namun paling cepat habis saat latihan. BCAA ini berperan menjaga otot agar tetap anabolic. Otot bisa menjadi katabolic (lawannya anabolic) atau menyusut saat mendapatkan stress berkepanjangan baik dari latihan yang berat atau asupan yang tidak teratur waktunya (masa puasa). Oleh karena itu, asupan BCAA dari luar dibutuhkan untuk membantu tubuh agar tercipta suasana anabolic dan otot tidak menyusut.

Daily Complete Formula
Merupakan suplemen multivitamin & multimineral berbentuk tablet.
Fungsi utamanya adalah memenuhi asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh kita sehari-hari yang pasti tidak tercukupi dari makanan.
Asupan protein yang kita konsumsi sehari-hari tidak akan semuanya diserap apabila organ kita tidak optimal, kebutuhan vitamin dan mineral yang tercukupi akan membantu kerja organ tubuh kita lebih optimal.
Suplemen ini sering diabaikan namun tubuh sangat membutuhkan terutama dalam program diet dan latihan yang keras. Jadi pertimbangkan untuk menambahkan suplemen ini dalam menu Anda.

POLA LATIHAN
Pola latihan pada masa puasa agak sedikit berbeda dengan program lainnya. Di sini mengutamakan recovery otot yang bagus, dengan demikian diaturkan 3x seminggu latihan agar kondisi otot tidak capek dan deplete. Pola latihannya merupakan gabungan 2 otot besar sekaligus dengan masing-masing 2 alat 2 set; di sini cenderung digabung otot yang latihannya berlawanan, seperti dada – punggung, bisep – trisep dengan harapan agar waktu yang tersedia cukup untuk melatih otot secara optimal.

Contoh pola latihan
SENIN
CHEST
Flat Barbell Press 4 set x 10-12reps
Incline Barbell Press 3 set x 10-12reps
BACK
Lat Pull Down 4 set x 10-12reps
Seated Cable Row 4 set x 10-12reps
ABDOMINAL
Center Crunch 4 set x 15-20reps
CARDIO
Treadmill (jalan cepat) 20-30 menit

SELASA OFF

RABU
SHOULDER
Overhead Barbell Press 4 set x 10-12reps
Side Lateral Raise 3 set x 10-12reps
LEGS
Squat 4 set x 10-12reps
Leg Curl 4 set x 10-12reps
ABDOMINAL
Lying Leg Raise 4 set x 15-20reps

KAMIS OFF

JUMAT
ARMS
TRICEPS
Skull Crusher 4 set x 10-12reps
Reverse Grip Press Down 3 set x 10-12reps
BICEPS
Concentration Curl 4 set x 10-12reps
Hammer Curl 3 set x 10-12reps
ABDOMINAL
Lying Leg Raise 4 set x 15-20reps
CARDIO
Treadmill (jalan cepat) 20-30menit

SABTU OFF
MINGGU OFF

Catatan:

  • Jadwal latihan bisa disesuaikan dengan waktu Anda.
  • Usahakan seminggu berlatih beban minimal 3x seminggu.
  • Urutan yang benar adalah latihan beban dulu baru latihan kardio untuk mengoptimalkan pembakaran lemak.
  • Jadwal dan hari latihan bisa di sesuaikan dengan waktu yang tersedia.
  • Failure adalah repetisi maksimum terakhir yang bisa diangkat dengan form yang baik.
  • Perhatikan agar istirahat antar set adalah 1 menit.
  • Treadmill untuk masuk ke zona pembakaran lemak adalah dengan zig zag, yaitu 2 menit jalan cepat dan 1 menit lari. Bisa juga dilakukan dengan teknik continuous yaitu jalan cepat untuk 20 menit secara konstan.

Inti dari berpuasa adalah pengendalian diri dari segala godaan nafsu termasuk nafsu makan yang berlebihan. Menjaga kebugaran tubuh dengan aktifitas fitnes saat berpuasa akan menjadikan bulan puasa Anda memiliki nilai lebih karena Anda akan menjalani ujian ganda yaitu berlomba untuk mendapatkan pahala dari ibadah puasa itu sendiri dan berlomba untuk tetap menjaga tubuh fit dan bugar. Plus itung-itung menunggu waktu berbuka puasa juga bukan? Jadi, selamat berfitnes dan selamat berpuasa!

Bahaya akan olok-olokan (istihza)


HUKUM ISTIHZA’ BID DIN (MEMPEROLOK AGAMA)

Oleh
Ustadz Abu Ihsan Al Atsary

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam kitabNya:

يَحْذَرُ الْمُنَافِقُونَ أَن تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُورَةٌ تُنَبِّئُهُم بَمَا فِي قُلُوبِهِمْ قُلِ اسْتَهْزِءُوا إِنَّ اللهَ مُخْرِجُ مَاتَحْذَرُونَ

Orang-orang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan RasulNya)”. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti. [At Taubah:64].

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللهِ وَءَايَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِءُونَ

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda-gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya, kamu selalu berolok-olok?”. [At Taubah:65].

لاَتَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِن نَّعْفُ عَن طَائِفَةٍ مِّنكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ

Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengadzab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. [At Taubah:66].

Ayat ini menjelaskan sikap orang-orang munafik terhadap Allah, RasulNya dan kaum mukminin. Kebencian yang selama ini mereka pendam, terlahir dalam bentuk ejekan dan olok-olokan terhadap Allah dan RasulNya. Berkaitan dengan ayat ini, Ibnu Katsir mencantumkan sebuah riwayat dari Muhammad bin Ka’ab Al Qurazhi dan lainnya yang menjelaskan kepada kita bentuk pelecehan dan olokan mereka terhadap Allah, RasulNya dan ayat-ayatNya.

Ia berkata: Seorang lelaki munafik mengatakan: “Menurutku, para qari (pembaca) kita ini hanyalah orang-orang yang paling rakus makannya, paling dusta perkataannya dan paling penakut di medan perang.”

Sampailah berita tersebut kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu orang munafik itu menemui Beliau, sedangkan Beliau sudah berada di atas ontanya bersiap-siap hendak berangkat. Ia berkata: “Wahai, Rasulullah. Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Maka turunlah firman Allah.

أَبِاللهِ وَءَايَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِءُونَ

“Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” sesungguhnya kedua kakinya tersandung-sandung batu, sedangkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menoleh kepadanya, dan ia bergantung di tali pelana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.[1]

Ayat ini menjelaskan hukum memperolok-olok Allah, RasulNya, ayat-ayatNya, agamaNya dan syiar-syiar agama, yaitu hukumnya kafir. Barangsiapa memperolok-olok RasulNya, berarti ia telah memperolok-olok Allah. Barangsiapa memperolok-olok ayat-ayatNya, berarti ia telah memperolok-olok RasulNya. Barangsiapa memperolok-olok salah satu daripadanya, berarti ia memperolok-olok seluruhnya. Perbuatan yang dilakukan oleh kaum munafikin itu adalah memperolok-olok Rasul dan sahabat Beliau, lalu turunlah ayat ini sebagai jawabannya.

Sikap memperolok-olok syi’ar agama bertentangan dengan keimanan. Dua sikap ini, dalam diri seseorang, tidak akan bisa bertemu. Oleh karena itu, Allah menyebutkan bahwa pengagungan terhadap syiar-syiar agama berasal dari ketaqwaan hati. Allah berfirman.

ذَلِكَ وَمَن يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى الْقُلُوبِ

Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati. [Al Hajj:32].

MAKNA ISTIHZA’
Istihza’, secara bahasa artinya sukhriyah, yaitu melecehkan [2]. Ar Raghib Al Ashfahani berkata,”Al huzu’, adalah senda-gurau tersembunyi. Kadang-kala disebut juga senda-gurau atau kelakar.” [3]

Al Baidhawi berkata,”Al Istihza’, artinya adalah pelecehan dan penghinaan. Dapat dikatakan haza’tu atau istahza’tu. Kedua kata itu sama artinya. Seperti kata ajabtu dan istajabtu.” [4]

Dari penjelasan di atas, dapat kita ketahui makna istihzaa’. Yaitu pelecehan dan penghinaan dalam bentuk olok-olokan dan kelakar.

ISTIHZA’, DAHULU DAN SEKARANG
Perbuatan mengolok-olok agama dan syi’ar-syi’ar agama ini, bukan hanya muncul pada masa sekarang; namun akarnya sudah ada sejak dahulu. Banyak sekali bentuk-bentuk istihzaa’ yang dilakukan oleh orang-orang dahulu maupun sekarang. Diantaranya:

– Dalam bentuk pelesetan-pelesetan yang menghina agama.
Bisa dikatakan, Yahudilah yang menjadi pelopor dalam membuat pelesetan-pelesetan yang isinya menghina Allah, RasulNya dan Islam. Sikap mereka ini telah disebutkan oleh Allah dalam firmanNya.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَقُولُوا رَاعِنَا وَقُولُوا انظُرْنَا وَاسْمَعُوا وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (Muhammad): “Raa’ina”, tetapi katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah”. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih. [Al Baqarah:104].

Raa’ina, artinya sudilah kiranya kamu memperhatikan kami. Dikala para sahabat menggunakan kata-kata ini kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang-orang Yahudipun memakainya pula, akan tetapi mereka pelesetkan. Mereka katakan ru’unah, artinya ketololan yang amat sangat. Ini sebagai ejekan terhadap Rasulullah. Oleh karena itulah, Allah menyuruh para sahabat agar menukar perkataan raa’ina dengan unzhurna, yang juga sama artinya dengan raa’ina.

Yahudi juga memelesetkan ucapan salam menjadi as saamu ‘alaikum, yang artinya (semoga kematianlah atas kamu). Mereka tujukan ucapan itu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebelumnya, hal sama sebenarnya telah mereka lakukan terhadap Nabi Musa Alaihissallam. Allah menceritakannya dalam KitabNya.

وَإِذْ قُلْنَا ادْخُلُوا هَذِهِ الْقَرْيَةَ فَكُلُوامِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًا وَادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ نَّغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ وَسَنَزِيدُ الْمُحْسِنِينَ . فَبَدَّلَ الَّذِينَ ظَلَمُوا قَوْلاً غَيْرَ الَّذِي قِيلَ لَهُمْ فَأَنزَلْنَا عَلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا رِجْزًا مِّنَ السَّمَآءِ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ

Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak dimana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya dengan bersujud, dan katakanlah: “Bebaskanlah kami dari dosa”, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik. Lalu orang-orang yang mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zhalim itu siksaan dari langit, karena mereka berbuat fasik. [Al Baqarah:58, 59].

Mereka disuruh mengucapkan hiththah, yang artinya bebaskanlah kami dari dosa. Namun mereka pelesetkan menjadi hinthah, yang artinya beri kami gandum.

Memang, urusan peleset-memelesetan ini orang Yahudi merupakan biangnya. Celakanya, sikap seperti inilah yang ditiru oleh sebagian orang jahil. Mereka menjadikan agama sebagai bahan pelesetan. Seperti yang dilakukan oleh para pelawak yang memelesetkan ayat-ayat Allah dan syi’ar-syi’ar agama.

Sebagai contoh, memelesetkan firman Allah yang berbunyi “laa taqrabuu zina” kemudian diartikan “jangan berzina hari Rabu!” Bahkan sebagian oknum itu, ada yang berani memelesetkan arti firman Allah: Inna lillahi wa inna ilahi raji’un, dengan arti “yang tidak berkepentingan dilarang masuk!” dalam bentuk guyonan dan lawakan. Kepada orang seperti ini, kita ucapakan inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Demikian pula, kita sering mendengar dari sebagian orang yang memelesetkan lafadz azan. Sebagai contoh ucapan “hayya ‘alal falaah”, mereka pelesetkan menjadi “hayalan saja”. Dan masih banyak lagi bentuk-bentuk pelesetan, yang hakikatnya adalah pelecehan dan istihzaa’ terhadap syi’ar-syi’ar agama. Hendaklah orang-orang yang melakukannya segera bertaubat dengan taubatan nasuha. Dan bagi para orang tua, hendaklah mencegah dan melarang anak-anaknya, apabila mendengar anak-anak mereka melatahi pelesetan-pelesetan bernada pelecehan tersebut. Hendaklah mereka ketahui, bahwa perbuatan seperti itu merupakan perbuatan Yahudi.

– Dalam bentuk ejekan dan sindiran terhadap syi’ar-syi’ar agama dan orang-orang yang mengamalkannya.
Seringkali kita mendengar sebagian orang tak bermoral mengejek wanita-wanita Muslimah yang mengenakan busana Islami dengan bercadar dan warna hitam-hitam dengan ejekan “ninja! ninja! Atau seorang Muslim yang taat memelihara jenggotnya dengan ejekan “kambing!” Atau seorang Muslim yang berpakaian menurut Sunnah tanpa isbal (tanpa menjulurkannya melebihi mata kaki) dengan ejekan: “pakaian kebanjiran”. Sering kita dapati di kantor-kantor, para pegawai yang taat menjalankan syi’ar agama ini diejek oleh rekan kerjanya yang jahil alias tolol. Sekarang ini kaum muslimin yang taat menjaga identitas keislamannya, seringkali dicap dan diejek dengan sebutan teroris dan lain sebagainya. Yang sangat memprihatinkan adalah para pelaku pelecehan dan pengejekan itu adalah dari kalangan kaum muslimin sendiri.

– Dalam bentuk sindiran terhadap Islam dan hukum-hukumnya.
Seperti orang yang mengejek hukum hudud dalam Islam, semisal potong tangan dan rajam dengan sebutan hukum barbar. Menyebut Islam sebagai agama kolot dan terkebelakang. Menyebut syariat thalak dan ta’addud zaujaat (poligami) sebagai kezhaliman terhadap kaum wanita. Atau ucapan bahwa Islam tidak cocok diterapkan pada zaman modern. Dan ucapan-ucapan sejenisnya.

– Dalam bentuk perbuatan dan bahasa tubuh atau gambar.
Seperti isyarat, istihzaa’ dalam bentuk karikatur dan sejenisnya.

JENIS-JENIS ISTIHZA’
Istihza’ ada dua jenis. Pertama. Istihzaa’ sharih. Seperti yang disebutkan dalam ayat di atas. Yaitu perkataan orang-orang munafik terhadap sahabat-sahabat Nabi. Kedua. Istihza’ ghairu sharih. Jenis ini sangat luas dan banyak sekali cabangnya. Diantaranya adalah ejekan dan sindiran dalam bentuk isyarat tubuh. Misalnya, seperti menjulurkan lidah, mencibirkan bibir, menggerakkan tangan atau anggota tubuh lainnya.

HUKUM ISTIHZA’
Istihzaa’ termasuk salah satu dari pembatal-pembatal keislaman. Dalam ta’liq (syarah) terhadap kitab Aqidah Ath Thahawiyah, Syaikh Shalih Al Fauzan mengatakan: “Pembatal-pembatal keislaman sangat banyak. Diantaranya adalah juhud (pengingkaran), syirik dan memperolok-olok agama atau sebagian dari syi’ar agama –meskpin ia tidak mengingkarinya-. Pembatal-pembatal keislaman sangat banyak. Para ulama dan ahli fiqh telah menyebutkannya dalam bab-bab riddah (kemurtadan). Diantaranya juga adalah menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.”

Ketika mengomentari surat At Taubah ayat 64-66 di atas, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “Ayat ini merupakan nash bahwasanya memperolok-olok Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya hukumnya kafir.” [5]

Al Fakhrur Razi dalam tafsirnya mengatakan: “Sesungguhnya, memperolok-olok agama, bagaimanapun bentuknya, hukumnya kafir. Karena olok-olokan itu menunjukkan penghinaan; sementara keimanan dibangun atas pondasi pengagungan terhadap Allah dengan sebenar-benar pengagungan. Dan mustahil keduanya bisa berkumpul.” [6]

Ibnul Arabi menjelaskan ayat tersebut sebagai berikut: “Apa yang dikatakan oleh orang-orang munafik tersebut tidak terlepas dari dua kemungkinan, sungguh-sungguh atau cuma berkelakar saja. Dan apapun kemungkinannya, konsekuensi hukumnya hanya satu, yaitu kufur. Karena berkelakar dengan kata-kata kufur adalah kekufuran. Tidak ada perselisihan diantara umat dalam masalah ini. Karena kesungguhan itu identik dengan ilmu dan kebenaran. Sedangkan senda gurau itu identik dengan kejahilan dan kebatilan.” [7]

Ibnul Jauzi berkata: “Ini menunjukkan bahwa sungguh-sungguh atau bermain-main dalam mengungkapkan kalimat kekufuran hukumnya adalah sama.” [8]

Al Alusi menambahkan perkataan Ibnul Jauzi di atas sebagai berikut: “Tidak ada perselisihan diantara para ulama dalam masalah ini.”

Syaikh Abdurrahman As Sa’di menjelaskan dalam tafsirnya: “Sesungguhnya, memperolok-olok Allah dan RasulNya hukumnya kafir, dan dapat mengeluarkan pelakunya dari agama. Karena dasar agama ini dibangun di atas sikap ta’zhim (pengagungan) terhadap Allah dan pengagungan terhadap agama dan rasul-rasulNya. Dan memperolok-olok sesuatu daripadanya, (berarti) menafikan dasar tersebut dan sangat bertentangan dengannya.” [10]

Ditambahkan lagi, istihza’ pada hakikatnya bertentangan dengan keimanan. Karena hakikat keimanan adalah pembenaran terhadap Allah k dan tunduk serta patuh kepadaNya. Orang yang memperolok-olok Allah, sesungguhnya ia menolak tunduk kepadaNya, karena ketundukan itu merupakan komposisi dari pengangungan dan memuliakan. Sementara itu olok-olokan adalah penghinaan dan pelecehan. Kedua perkara tersebut sangat berlawanan dan saling bertolak belakang. Apabila salah satu ada dalam hati seseorang, maka yang lain akan hilang. Dapatlah diketahui, bahwa istihza’, penghinaan dan pelecehan terhadap Allah, RasulNya dan ayat-ayatNya menafikan keimanan.

Ibnu Hazm mengatakan: “Nash yang shahih telah menyatakan, bahwa siapa saja yang memperolok-olok Allah setelah sampai kepadanya hujjah, maka ia telah kafir.” [11]

Al Qadhi Iyadh berkata: “Barangsiapa mengucapkan perkataan keji dan kata-kata yang berisi penghinaan terhadap keagungan Allah dan kemuliaanNya, atau melecehkan sebagian dari perkara-perkara yang diagungkan oleh Allah, atau memelesetkan kata-kata untuk makhluk yang sebenarnya hanya layak ditujukan untuk Allah tanpa bermaksud kufur dan melecehkan, atau tanpa sengaja melakukan ilhad (penyimpangan); jika hal itu berulang kali dilakukannya, lantas ia dikenal dengan perbuatan itu sehingga menunjukkan sikapnya yang mempermainkan agama, pelecehannya terhadap kehormatan Allah dan kejahilannya terhadap keagungan dan kebesaranNya, maka tanpa ada keraguan lagi, hukumnya adalah kafir.”[12]

An Nawawi menyebutkan dalam kitab Raudhatuth Thalibin: “Seandainya ia mengatakan -dalam keadaan ia minum khamar atau melakukan zina- dengan menyebut nama Allah! Maksudnya adalah melecehkan asma Allah, maka hukumnya kafir.” [13]

Ibnu Qudamah mengatakan: “Barangsiapa mencaci Allah, maka hukumnya kafir, sama halnya ia bercanda atau sungguh-sungguh. Demikian pula, siapa saja yang memperolok-olok Allah atau ayat-ayatNya atau rasul-rasulNya atau kitabNya. Allah berfirman:

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللهِ وَءَايَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِءُونَ . لاَتَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِن نَّعْفُ عَن طَائِفَةٍ مِّنكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) di sebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. [At Taubah:65-66].”

Ibnu Nujaim mengatakan: “Hukumnya kafir, apabila ia mensifatkan Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagiNya atau memperolok-olok salah satu dari asma Allah Subhanahu wa Ta’ala.” [15]

Dari penjelasan para ulama di atas dapat disimpulkan, bahwa istihzaa’ bid din termasuk dosa besar yang dapat mengeluarkan pelakunya dari agama. Oleh karena itu, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab memasukkan perkara ini sebagai salah satu pembatal keislaman.

SIKAP ISLAM TERHADAP PELAKU ISTIHZA’
Allah berfirman dalam kitab-Nya:

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ ءَايَاتِ اللهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلاَ تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِّثْلُهُمْ إِنَّ اللهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam jahannam. [An Nisa’:140].

Berkaitan dengan ayat ini, Syaikh Abdurrahman As Sa’di mengatakan dalam tafsirnya [16]: “Yakni Allah telah menjelaskan kepada kamu –dari apa yang telah Allah turunkan kepadamu- hukum syar’i berkaitan dengan menghadiri majelis-majelis kufur dan maksiat. Allah mengatakan “bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan” yaitu dilecehkan, maka sesungguhnya kewajiban atas setiap mukallaf (orang yang sudah baligh dan berakal sehat) apabila mendengar ayat-ayat Allah adalah mengimaninya, mengagungkan dan memuliakannya. Itulah maksud diturunkannya ayat-ayat Allah. Dialah Allah yang karenanya telah menciptakan makhluk. Lawan dari iman adalah mengkufurinya, dan lawan dari pengagungan adalah melecehkan dan merendahkannya. Termasuk di dalamnya adalah perdebatan orang-orang kafir dan munafik untuk membatalkan ayat-ayat Allah dan mendukung kekafiran mereka.

Demikian pula ahli bid’ah dengan berbagai jenisnya. Argumentasi mereka untuk mendukung kebatilan mereka, termasuk bentuk pelecehan terhadap ayat-ayat Allah; karena ayat-ayat tersebut tidak menunjukkan kecuali hak, dan tidak memiliki konsekuensi lain selain kebenaran. Dan juga termasuk di dalamnya, (yaitu) larangan menghadiri majelis-majelis maksiat dan kefasikan, (dikarenakan) dalam majelis tersebut perintah dan larangan Allah dilecehkan, hukum-hukumNya dilanggar. Dan batasan larangan ini adalah “sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain”, yaitu mereka tidak lagi mengingkari ayat-ayat Allah dan tidak melecehkannya.

Firman Allah “Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka”. Yakni jika kamu duduk bersama mereka dalam kondisi seperti itu, maka kalian serupa dengan mereka, karena kalian ridha dengan kekufuran dan pelecehan mereka. Orang yang ridha dengan perbuatan maksiat, sama seperti orang yang melakukan maksiat itu sendiri. Walhasil, barangsiapa menghadiri majelis maksiat, yang disitu Allah didurhakai dalam majelis tersebut, maka wajib atas setiap orang yang tahu untuk mengingkarinya apabila ia mampu, atau ia meninggalkan majelis itu bila ia tidak mampu.”

Anehnya sebagian orang justru tertawa terbahak-bahak di depan televisi mendengar celotehan dan guyonan para pelawak yang mempermainkan simbol-simbol agama dan syi’ar-syi’arNya, wal iyadzu billah!

PENUTUP
Tulisan ini merupakan peringatan dan nasihat kepada segenap kaum muslimin dari perbuatan dosa besar yang dapat mengeluarkan pelakunya dari Islam. Berapa banyak kita dapati bentuk-bentuk penghinaan terhadap syi’ar-syi’ar agama, pelesetan-pelesetan yang berisi sindiran terhadap agama, karikatur-karikatur lelucon yang berisi ejekan dan lain sebagainya. Khususnya banyak kita dapati anak-anak kaum muslimin melatahi bentuk-bentuk istihza’ ini. Anehnya, para orang tua diam saja melihatnya tanpa memperingatkan atau memberi hukuman terhadap anak-anak mereka. Sehingga istihzaa’ ini menjadi hal yang biasa di kalangan kaum muslimin, padahal termasuk dosa besar. Na’udzubillah min dzalika.

Bagi siapa saja yang diserahkan mengurusi urusan kaum muslimin, hendaklah cepat tanggap mengambil tindakan terhadap setiap bentuk pelecehan terhadap agama, apapun bentuknya. Karena hal itu termasuk kejahatan yang harus dibasmi, dan pelakunya berhak dihukum dengan hukuman yang berat.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 05/Tahun VIII/1425H/2004M Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 08121533647, 08157579296]
_______
Footnote
[1]. Silakan lihat Tafsir Ibnu Katsir, juz II, hlm. 454, Cet Darul Alam Al Kutub Riyadh, cetakan kedua, tahun 1997-1418 H.
[2]. Silakan lihat Lisanul Arab (I/183) dan Al Mishbaahul Munir, hlm. 787.
[3]. Silakan lihat kitab Al Mufradaat, hlm. 790.
[4]. Silakan lihat Tafsir Al Baidhaawi (I/26).
[5]. Silakan lihat Ash Sharimul Maslul, hlm. 31 dan juga Majmu’ Fatawa (XV/48).
[6]. At Tafsir Al Kabir (XVI/124).
[7]. Ahkamul Qur’an (II/964), dan lihat juga Tafsir Al Qurthubi (VIII/197).
[8]. Zaadul Masiir (III/465).
[9]. Ruuhul Ma’aani (X/131).
[10]. Tafsir As Sa’di (III/259).
[11]. Al Fishal (III/299).
[12]. Asy Syifaa (II/1092).
[13]. Raudhatuth Thalibin (X/67) dan Mughnil Muhtaaj, karangan Asy Syarbini (IV/135).
[14]. Al Mughni (X/113), dan silakan lihat juga Kasyful Qanaa’ (VI/168) dan Al Inshaf (X/326).
[15]. Al Bahrur Raaiq (V/129), dan lihat juga Syarah Fiqh Al Akbar, tulisan Mulaa Ali Al Qaari, hlm. 227.
[16]. Taisir Karimir Rahman, hlm. 228

Hargailah orang yang berpuasa atau hargailah orang yang tidak berpuasa: tinjauan analisis berdasarkan perspektif moral.


Assalamualaikum

Tidak terasa bagi saya dan sebagian umat muslim lainnya akan berjumpa kembali dengan bulan suci Romadhon. Bulan Romadhon dimaknai oleh sebagian besar kaum muslimin sebagai bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan, dan bulan yang penuh hikmah, serta bulan yang penuh pahala diakrenakan segala amal ibadah yang dilakukan pada bulan Romadhon ini insya allah akan dilipatgandakan pahalanya. Di luar itu semua, tradisi-tradisi menyambut datangnya bulan yang penuh berkah inipun mulai bermunculan, seperti berziarah ke makam-makam keluarga maupun wali-wali Allah SWT, kemudian saling mengucapkan maaf antar sesama manusia. Keadaan tersebut secara tidak langsung dapat menggambarkan bagaimana pola pemikiran masyarakat kita yang setidaknya masih dapat dikatakan bagus dalam pemeliharaan tradisi. Disatu sisi tidak sedikit ormas-ormas yang mulai melakukan sweeping terhadap tempat-tempat yang dimungkinkannya bagi masayrakat muslim mengganggu peribadatan mereka (puasa). Warung-warung kecil, tempat permainan Online, Cafe, Billyard lounge, diskotik, bahkan tempat prostitusi sekalipun diharapkan tutup untuk sementara waktu. Hal tersebut sudah kita rasakan dari tahun ke tahun, namun yang kemudian dipertanyakan di sini adalah sudah benarkah apa yang dilakukan oleh masyarakat kita tersebut? Jika kita menggunakan prinsip toleransi, maka yang dilakukan oleh masyarakat kita hanyalah toleransi satu arah (one way). Bagaiamanakah sebaliknya jika masyarakat kita menghargai orang-orang yang tidak berpuasa? Toleransi macam apa yang akan digunakan agar terciptanya suatu kondisi yang kondusif maupun harmonis antara sesama manusia?

Hal itu tentu sudah bukan merupakan hal yang baru lagi meskipun kadang masih sedikit ditutup-tutupi. Bangsa kita masih sangat dini untuk mengerti makna dari toleransi itu sendiri, terbukti dari kasus yang berkenaan konflik antar agama yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan anggapan pada masyarakat di luar bangsa kita menganggap bangsa kita masih jauh dalam mengimplementasikan kata  ‘toleransi’. Islam sendiri mengajarkan umatnya untuk bertoleransi antar sesama manusia, tidak hanya antar seiman, namun yang berbeda iman. sebagaimana Rosulullah bersabda,  “Hidup bermasyarakat dengan ramah merupakan separuh iman. Dan bersikap lemah lembut dengan mereka merupakan separuh kehidupan”. Melihat apa yang disabdakan oleh Rosulullah SAW, sudah tidak dapat diragukan lagi bahwa toleransi antar sesama manusia itu merupakan suatu kewajiban dalam keharmonisan hubungan diantaranya.

Apa yang sebenarnya dapat kita ambil dari permasalahan di atas, bahwasannya apapun agamanya, apapun sukunya, toleransi seyogyanya harus ada pada jiwa setiap manusia. Pada dasarnya manusia dianugerahi Tuhan dengan sikap dan sifat saling mengerti. Namun apa yang membuat mereka gampang berselisih adalah ketinggian hati mereka menutupi rasa toleransi yang ada Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa rasa sombong dan takabur tidak akan pernah membawa manusia menuju lebih baik.

Wassalamualaikum

Hello world!


Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.